Mendesain kamar tidur bayi pasti menjadi hal yang menyenangkan bagi orang tua yang sedang menantikan buah hatinya. Jauh sebelum si buah hati lahir, ada baiknya memikirkan tentang desain kamar bayi untuknya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merancang kamar tidur khusus bayi. Ini penting karena akan berkaitan dengan kesehatan dan tumbuh kembang bayi yang tidur di dalamnya.
Dikarenakan si kecil masih rentan, tidak hanya fokus kepada desain kamar bayi yang nyaman, namun juga perlu mempertimbangkan aspek keamanan agar bisa menciptakan desain kamar bayi yang aman untuk buah hati. Bingung bagaimana cara mendesain kamar bayi yang baik dan benar? Renovasi Bandung akan membahas tips menciptakan kamar bayi agar aman dan juga nyaman untuk si kecil.
1. Pemilihan Furniture

Pada kamar bayi, tidak semua furnitur harus dimasukkan ke dalamnya. Buat daftar furnitur yang sekiranya ingin dihadirkan dan pilih berdasarkan prioritasnya. Beberapa furnitur yang wajib ada di dalam kamar bayi adalah lemari pakaian, rak dinding, tempat tidur bayi, dan armchair. Dan jangan sembarangan memilih furniture untuk bayi, pastikan furnitur yang ada di kamar bayi tergolong kuat dan kokoh sehingga tidak mudah rusak. Pastikan juga furnitur yang dipilih memenuhi standar keselamatan anak dan tidak dilapisi cat yang tidak aman untuk bayi.
2. Sirkulasi Udara dan Pencahayaan

Dalam mendesain kamar tidur bayi, sikrulasi udara dan juga cahaya juga harus masuk dalam pertimbangan orang tua. Sirkulasi udara yang baik mampu mengganti udara kotor dalam ruangan dengan udara bersih dari luar ruangan. Cahaya matahari yang alami juga akan jauh lebih sehat dan baik untuk buah hati. Namun, pastikan sumber sirkulasi udara dan cahaya seperti jendela ataupun ventilasi bersifat fleksibel, bisa dikunci dan ditutup saat tak digunakan untuk menjaga kamar bayi tetap steril pada saat-saat tertentu. Untuk menciptakan ruang tidur menjadi lebih nyaman, sediakan lampu dengan pencahayaan yang pas untuk kamar bayi. Jika tak ingin terlalu terang, sediakan lampu redup yang tergantung. Hal terpenting bahwa tidak meletakkan lampu persis di atas ranjang bayi agar tidak silau.
3. Pemilihan Warna Netral

Selain sebagai penyeimbang ruang, warna netral dikenal sebagai warna yang memberikan kesan bersih serta luas. Tak hanya itu, warna-warna tersebut mempermudah kamu mengombinasikannya dengan elemen kamar dengan warna lainnya. tambahkan elemen dekorasi yang bertekstur atau bermotif agar bisa menghidupkan suasana di kamar bayi. Untuk warna-warna pop atau cerah bisa diimplementasikan di furnitur, bedding, atau dekorasi.
4. Mainan Bayi

Hal terpenting lainnya dari kamar bayi ialah mainan bayi. Pilih mainan seperti boneka yang lembut, atau mainan berbahan silikon atau plastik yang aman bagi buah hati. Jauhi dan hindari barang-barang yang berpotensi berbahaya dari jangkauan bayi. Tambahkan karpet lembut dan empuk agar si kecil nyaman bermain di lantai.
5. Monitor Pemantau

Terakhir yang perlu kamu siapkan di kamar bayi adalah memasang monitor pemantau. Dengan alat ini, kamu dapat memantau keadaan buah hati yang sedang terlelap tidur atau sendiri di kamarnya, sambil beraktivitas di ruangan lain seperti dapur atau ruang kerja. Alat ini dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada anak.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, menata kamar bayi akan lebih tertata dan jauh dari kekhawatiran akan ketidaknyamanan si kecil. Saat ia sudah bertumbuh besar, ajak dia untuk mendesain kamarnya sendiri.
