Bagi Kalian yang sedang merenovasi rumah, pasti pemilihan bahan kusen, pintu dan jendela merupakan hal yang sering dipertimbangkan. Pemilihan jenis Kusen, Pintu dan Jendela memang sangat berpengaruh dalam hal estetika, konsep, keperluan, dan total budget yang diperlukan.
Kami di renovasibandung.id akan mencoba membahas secara singkat jenis-jenis Kusen, Pintu dan Jendela yang umum digunakan, agar mematangkan pertimbangan Kalian untuk memilih.
- Kusen Pintu dan Jendela Kayu

Material ini pasti sudah tidak asing lagi, karena bahan ini lah yang dipake dari jaman dulu hingga sekarang. Dengan nilai estetika baik dan kekuatan yang cukup, Kusen Pintu dan Jendela ini masih diburu hingga sekarang.
Namun demikian, dikarenakan faktor kelangkaan bahan alam, kesulitan mendapat kayu kualitas baik menjadi alasan mahalnya harga kusen yang satu ini. Kualitas dari bahan Kusen Pintu dan Jendela dari kayu pun berkurang karena berusaha menyaingi harga dari bahan lain.
Harga dari bahan ini sangat beragam, dari yang murah (mis. kayu mahoni), sedang (mis. kayu kamper), sampai mewah (mis. jati). Harga dari kelas kayu tersebut menentukan pula kualitas dari material nya. Makin tinggi kelas nya, makin sedikit kekurangan dari bahan kayu.
Material Kusen Pintu dan Jendela kayu memiliki kelebihan :
- Pemasangan yang mudah;
- dapat dibuat detail profil sesuai keinginan;
- harga yang variatif;
- kesan estetika yang tidak termakan waktu;
- kuat menahan beban dinding;
- mudah dibentuk sesuai keinginan;
- dapat di cat.
Sedangkan kekurangan dari Kusen Pintu dan Jendela kayu :
- bahan dapat muai susut (tidak tahan perubahan cuaca);
- dapat keropos oleh rayap;
- perawatan extra secara berkala;
- tidak tahan lembab dan air;
- berat cukup berat;
- sulit untuk dilakukan penggantian apabila rusak (harus bongkar tembok sekitar);
- waktu pengerjaan lama;
- harga yang sangat tinggi untuk kelas kayu menengah – atas.
2. Kusen Pintu dan Jendela Alumunium

Material alumunium berupaya untuk menjawab kekurangan yang dimiliki oleh kusen kayu. Kusen Pintu dan Jendela Alumunium biasanya cocok untuk desain rumah modern minimalis. Bahan almunium juga menjadi solusi bagi kalian yang ingin membuat pintu kaca. Harga alumunium ini tergolong murah, tergantung ukuran (3″ – 4″), warna, ketebalan, dan kualitas campuran. Makin tinggi harga nya, maka biasanya kualitas dari Alumunium lebih baik.
Merk Kusen Pintu dan Jendela Alumunium di pasaran : YKK; Alexindo;
Bahan almunium memiliki kekosongan di dalamnya, sehingga secara kekuatan menahan beban tidak sebaik kusen kayu, dan bila menggunakan pintu yang berat maka bisa sobek di bagian skrup engsel nya. Pemasangan nya pun memerlukan alat dan keterampilan khusus. Belum lagi biaya pembangunan terpengaruhi karena perlu membuat dulu opening sebelum memasang kusen, berbeda dengan kusen kayu yang dipasang berbarengan dengan dinding.

Pada awalnya, bahan alumunium memiliki kekurangan di warna, keragaman motif dan profilnya yang hanya polos. Namun sekarang, teknik powder coating digunakan untuk menambah warna dan motif dari alumunium, sehingga dapat memiliki beragam warna, bahkan dapat diberikan motif urat kayu. Namun tetap apabila looks kayu yang kalian inginkan, tetap lebih baik menggunakan bahan kayu.
Kelebihan dari bahan alumunium untuk Kusen Pintu dan Jendela :
- menampilkan kesan minimalis yang bersih dan rapih;
- anti rayap;
- tahan perubahan cuaca (tidak akan muai / susut);
- tidak perlu perawatan ekstra;
- tahan terhadap air;
- waktu pengerjaan cepat;
- penggantian kusen lebih mudah (tidak perlu membongkar tembok).
Kekurangan dari bahan alumunium untuk Kusen Pintu dan Jendela :
- Harga yang relatif lebih mahal dibanding kusen kayu kualitas rendah;
- warna yang tidak natural dan terbatas;
- bahan tidak solid;
- membuat pekerjaan dinding lebih sulit dan lama;
- pemasangan memerlukan alat dan keterampilan khusus;
3. Kusen Pintu dan Jendela PVC / UPVC

Kusen dan pintu PVC / UPVC sering Kalian temukan pada kusen dan pintu ukuran standar yang dapat dibeli jadi di toko. Lalu apa perbedaan PVC dan uPVC?
a. PVC
PVC (Poly Vinyl Chloride) adalah plastik yang dikeraskan, namun masih mempertahankan sifat lenturnya, sehingga mudah dibentuk sesuai kebutuhan. bahan ini merupakan plastik keras yang umum digunakan, mis. pipa air, ember, dll. Material ini memiliki harga yang sangat murah, dan sering digunakan untuk Pintu Kamar Mandi.
Kelebihan Kusen dan Pintu PVC :
- Tahan Air;
- Tidak muai / susut;
- Anti Rayap;
- Harga sangat murah;
- Pemasangan mudah;
- Mudah ditemukan di pasaran.
Kekurangan Kusen dan Pintu PVC :
- Kekuatan rendah, sehingga mudah sobek dan pecah;
- Nilai estetika yang kurang baik;
- Warna cepat pudar;
- Tidak dapat dibentuk;
- Cepat rusak apabila terkena sinar matahari langsung.
b. uPVC
Untuk menjawab kekurangan dari PVC, hadirlan uPVC (unplasticised Poly Vinyl Chloride). Dibuat dengan menambah proses terhadap PVC untuk menghilangkan sifat lentur (plastis), uPVC lebih keras dan kaku. Karena segala kelebihan nya, uPVC dapat digunakan untuk Pintu Utama dan Kamar. Material ini pun sering digunakan untuk pintu kaca.
Kelebihan uPVC dibanding PVC :
- Lebih kuat dan kokoh;
- Tahan terhadap perubahan cuaca;
- Warna lebih awet;
- Nilai estetika yang baik;
- Tahan sinar matahari langsung dan panas.
Kekurangan uPVC dibanding PVC :
- Harga yang lebih mahal;
- Pemasangan lebih sulit;
- Bobot lebih berat.
4. Kusen Pintu dan Jendela Fiberglass

Faktor paling menguntungkan dari material fiberglass adalah daya tahan dan kemudahan perawatannya. Daya tahan material fiberglass mirip seperti yang ditawarkan oleh material uPVC, namun jauh lebih baik. Hal itu disebabkan material fiberglass terbuat dari bahan pembuat kaca dengan kemampuan untuk menyesuaikan dengan cuaca.
Tidak hanya itu, material ini juga diketahui memiliki daya tahan yang baik terhadap cuaca dan perubahan suhu ruangan. Jadi, meskipun Anda tinggal di wilayah dengan perubahan cuaca yang ekstrim, material ini dapat bertahan dengan sangat baik. Material jenis ini pun tidak memerlukan perawatan ekstra, cukup dibersihkan saja.
Namun, semua keunggulan itu tentunya tidak lepas juga dari berbagai kekurangan. Misalnya, dari segi tampilan, material fiberglass tidak terlalu menarik bahkan terkesan biasa saja dan sedikit membosankan. Material fiberglass memiliki harga yang cukup mahal.
5. Pintu dan Jendela Frameless (Tanpa Kusen)

Jenis-jenis kusen masih belum ada yang cocok? Ya udah ga usah pake kusen aja, bisa? Khusus kaca mati dan pintu kaca, Kalian bisa menggunakan Pintu dan Kaca frameless yang dipasang menggunakan list U yang ditanam. Jenis ini biasa digunakan di mall, ATM, toko-toko, rumah sakit, dan tempat umum lain. Pintu dan kaca jenis ini memberikan kesan borderless yang berkelas.
Jenis kaca yang disarankan adalah tempered glass dengan ketebalan minimal 10mm. Namun demikian, penggunaan kaca biasa pun sering dijumpai, dengan resiko pecah yang lebih tinggi. Harga dari jenis Pintu dan Kaca ini cukup tinggi, dikarenakan perlu menggunakan kaca yang tebal.

List U frameless hanya dapat digunakan untuk kaca mati saja (tidak dapat dibuka). Persoalan keamanan dan privasi pun perlu dipertimbangkan apabila menggunakan jenis ini. Pemasangan nya pun cukup sulit, dan memerlukan proses pemesanan yang lama, dikarenakan ukuran kaca harus benar-benar sesuai sebelum diproses menjadi tempered glass.
6. Kusen Cor Beton

Kusen dari beton pra-cetak ini merupakan pilihan kusen kuat dengan harga murah. Dibuat dengan campuran semen, koral, dan pasir, kekuatan dari kusen jenis ini cukup tinggi. DIkarenakan bahan nya yang mudah dijumpai, harganya pun sangat terjangkau, dan banyak tersedia di pasaran.
Finish nya dapat disesuaikan dengan keinginan, dapat di cat dengan berbagai warna. Namun yang perlu diperhatikan, dikarenakan Kusen Cor Beton kebanyakan dari home industry, campuran bahan beton dan pembesian menjadi suatu hal yang tidak dapat dipastikan.
Kelebihan Kusen Cor Beton
- Harga Murah;
- Tahan cuaca (tidak muai/susut);
- Dapat diaplikasikan di luar maupun dalam ruangan;
- Dapat dibentuk sesuai keinginan;
- Anti Karat dan Rayap;
- Kuat dan Kokoh;
- Dapat di finish sesuai keinginan.
Kekurangan Kusen Cor Beton :
- Sulit memastikan kualitas campuran beton;
- apabila kualitas tidak baik akan menyebabkan retak;
- Bobot yang sangat berat;
- Tidak memiliki kelenturan.
7. Kusen Pintu dan Jendela Besi Baja Hollow

Memiliki kekuatan dan estetika utilitarian baik, kusen jenis ini cocok untuk Kalian yang senang gaya Industrial. Dibuat dari bahan besi baja (biasanya bahan besi hollow) dan di finish cat, kusen ini sekarang banyak dipergunakan di cafe, restoran, dan hotel.
Walaupun tahan rayap dan cuaca, kusen ini memiliki musuh utama besi baja, yaitu karat. Belum lagi ada resiko finish cat terkelupas, walaupun mudah untuk dicat kembali. Bobon dari kusen ini juga berat. Pemasangannya pun membutuhkan tenaga yang terampil dalam pengelasan, dan model yang dapat dibuat terbatas.
